Rabu, 03 Agustus 2016

Seputar Pemilihan Fakultas bagi lulusan SMA/K

Jika kuliah, mengambil Jurusan Apa?




Nah, ini mungkin yang banyak menimbulkan kebimbangan buat calon mahasiswa, karena ada ratusan program studi atau jurusan yang ditawarkan di perguruan tinggi, sementara di sekolah hanya ada jurusan IPA, IPS, dan Bahasa. Bahkan, ketika calon mahasiswa sudah menentukan pilihanya pun sebenarnya dia belum tahu apa yang sebenarnya akan dipelajari. Seperti misalnya, seseorang yang tertarik desain grafis, dipikir akan cocok jika masuk jurusan Teknik Informatika, eh tahunya yang dipelajari di jurusan tersebut lebih banyak matematikanya.
Untuk menentukan memilih jurusan apa sebenarnya tergantung tujuan sampean apa untuk kuliah. Kalau tujuan kuliah hanya sekedar mendapatkan pekerjaan dengan gaji tinggi, sampean harus memilih jurusan yang menawarkan prospek karir dengan gaji yang besar. Sektor industri minyak dan gas misalnya, sektor ini memang menawarkan gaji di atas rata-rata. Jika ingin bekerja disektor ini, mungkin jurusan Teknik Perminyakan, Teknik Kimia, Teknik Geologi, Teknik Geofisika, Teknik Sipil, Teknik Elekto, dsb.
Saran saya, silahkan lakukan riset terlebih dahulu jurusan-jurusan yang akan sampean pilih. Daftar perguruan tinggi dan jurusan di Perguruan Tinggi Negeri, bisa dilihat di snmptn.ac.id, kemudian silahkan googling ke masing-masing jurusan tersebut. Pastikan sampean tahu pasti mata kuliah apa saja yang akan dipelajari di jurusan tersebut. Jangan terjebak dengan nama jurusanya. Cari tahu juga, prospek kerja dari jurusan tersebut, profil alumni, dan sebagainya.
Sebisa mungkin, pilih jurusan sesuai dengan passion sampean. Passion itu sesuatu yang benar-benar sampean inginkan, sesuatu yang anda selalu merasa bahagia mendedikasikan semua waktu, tenaga, dan pikiran untuk mewujudkanya. Setiap orang tentunya ditakdirkan memilik passion yang berbeda-beda. Jangan pilih jurusan karena sekedar ikut-ikutan teman. Kuliah dijurusan sesuai dengan passion akan selalu membuat sampean happy selama di bangku kuliah, sebaliknya jurusan yang tidak passion hanya akan membuat sampean menderita di kampus, tidak semangat kuliah, ujung-ujung nya Drop Out (DO). Banyak cerita anak sangat pintar waktu SMA yang memilih jurusan kuliah hanya karena jurusan tersebut paling sulit untuk ditembus (passing grade nya) tinggi, tetapi kuliahnya amburadul bahkan DO, karena ternyata jurusan tersebut tidak sesuai dengan passion nya. Jadi, kenali passion sampean dan kenali jurusan dengan detail, pastikan benar-benar sesuai dengan passion kamu. Percayalah, segala sesuatu yang dilakukan atau dipilih karena passion akan membuat sampean tidak mengenal lelah, selalu bersemangat, dan pada akhirnya mendatangkan hasil kesuksesan yang maksimal.
Selain passion yang lebih penting lagi harus dpertimbangkan adalah, sesuaikan dengan bakat, kemampuan, dan kelebihan sampean. Ada sebuahmaqolah:
Waj’al hammaka, fima khulid ta lah, wala taj’al hammaka, fimaa tafata hu.
Raihlah segala sesuatu itu berdasarkan bakat mu, jangan meraih sesuatu itu berdasarkan seleramu. (KH. Tamim Romly, Darul Ulum Jombang)
Saya percaya bahwa, setiap orang terlahir dengan bakat dan kemampuan nya masing-masing yang unik. Jangan sampai sampean ngebet pengen jadi Insinyur, karenanya ingin kuliah di jurusan Teknik, tapi sampean tidak bisa matematika dan fisika. Karenanya, penting sekali untuk memahami bakat dan kemampuan diri. Siapa yang paling tahu tentang sampean , ya sampean sendiri to.
Benar apa yang disabdakan kanjeng nabi:
Thubaa liman ‘arapa bi’uyubinafsihi
Beruntunglah orang-orang yang mengerti kelebihan dan kekuranganya.
Fokuslah ke kelebihan sampean dan kurangi kekurangan sampean. Kalausampean merasa lebih berbakat di bidang sastra, ya jangan dipaksakan masuk jurusan Teknik Informatika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar